Cara Membuat Dashboard Monitoring Produksi dengan Sensor IoT dan Google Data Studio

dashboard monitoring produksi sederhana menggunakan sensor IoT + Google Data Studio**.


---


# Tutorial: Cara Membuat Dashboard Monitoring Produksi dengan Sensor IoT dan Google Data Studio


## Pendahuluan


Di era **smart manufacturing**, data real-time menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi downtime. Banyak pabrik masih mengandalkan laporan manual yang terlambat, sehingga sulit mengambil keputusan cepat.


Dalam tutorial ini, kita akan membuat **dashboard monitoring sederhana** menggunakan:


* **Sensor IoT** untuk mengukur suhu/kelembapan.

* **ESP32** sebagai mikrokontroler.

* **Google Sheets** sebagai database cloud.

* **Google Data Studio** untuk membuat dashboard visual.


---


## Alat & Teknologi yang Dibutuhkan


* 1x **ESP32** (atau Arduino dengan modul WiFi).

* 1x **Sensor DHT11/DHT22** (suhu & kelembapan).

* Kabel jumper + breadboard.

* Akun Google (untuk Sheets & Data Studio).

* WiFi stabil.


---


## Langkah-Langkah Tutorial


### 1. Rangkaian Hardware


Hubungkan sensor DHT22 ke ESP32:


* VCC → 3.3V

* GND → GND

* Data → Pin 4


---


### 2. Kode ESP32 untuk Kirim Data ke Google Sheets


Gunakan Arduino IDE, lalu upload kode berikut:


```cpp

#include <WiFi.h>

#include <HTTPClient.h>

#include "DHT.h"


#define DHTPIN 4

#define DHTTYPE DHT22

DHT dht(DHTPIN, DHTTYPE);


const char* ssid = "NAMA_WIFI";

const char* password = "PASSWORD_WIFI";


// Ganti dengan link Google Script

String serverName = "https://script.google.com/macros/s/AKfycbxxxxxxxx/exec";


void setup() {

  Serial.begin(115200);

  WiFi.begin(ssid, password);

  dht.begin();


  while (WiFi.status() != WL_CONNECTED) {

    delay(1000);

    Serial.println("Connecting...");

  }

  Serial.println("WiFi Connected!");

}


void loop() {

  if (WiFi.status() == WL_CONNECTED) {

    HTTPClient http;

    float t = dht.readTemperature();

    float h = dht.readHumidity();


    String serverPath = serverName + "?temperature=" + String(t) + "&humidity=" + String(h);

    http.begin(serverPath.c_str());

    int httpResponseCode = http.GET();


    Serial.print("Data sent, response: ");

    Serial.println(httpResponseCode);

    http.end();

  }

  delay(60000); // kirim data tiap 1 menit

}

```


---


### 3. Buat Google Script untuk Terima Data


1. Buka [Google Apps Script](https://script.google.com/).

2. Buat project baru, lalu tempelkan kode ini:


```javascript

function doGet(e) {

  var sheet = SpreadsheetApp.openById("ID_GOOGLE_SHEET").getActiveSheet();

  var temperature = e.parameter.temperature;

  var humidity = e.parameter.humidity;

  var time = new Date();


  sheet.appendRow([time, temperature, humidity]);

  return ContentService.createTextOutput("Success");

}

```


3. Deploy sebagai **Web App** → pilih “Anyone, even anonymous”.

4. Salin URL script, masukkan ke variabel `serverName` di kode ESP32.


---


### 4. Buat Dashboard di Google Data Studio


1. Buka [Google Data Studio](https://datastudio.google.com/).

2. Hubungkan ke Google Sheets yang berisi data sensor.

3. Buat grafik:


   * Line chart → suhu per waktu.

   * Bar chart → kelembapan rata-rata harian.

   * Scorecard → suhu tertinggi & terendah hari ini.

4. Atur warna indikator (hijau normal, merah jika suhu > 30°C).


---


## Hasil Akhir


* Dashboard menampilkan data real-time dari sensor IoT.

* Manajer produksi bisa melihat tren suhu & kelembapan langsung dari laptop atau smartphone.

* Bisa ditambahkan notifikasi (email/Telegram bot) jika kondisi abnormal.


---


## Tips Pengembangan Lanjutan


* Tambahkan **sensor getaran** untuk memantau kondisi mesin.

* Integrasikan dengan **Power BI** atau **Grafana** untuk visualisasi lebih kompleks.

* Terapkan **machine learning sederhana** untuk prediksi kegagalan mesin.


---


## Kesimpulan


Dengan biaya murah dan teknologi gratis (Google Sheets + Data Studio), pabrik skala kecil maupun menengah bisa membuat sistem monitoring sederhana. Ini langkah awal menuju **smart manufacturing** tanpa harus investasi besar.


👉 Tertarik mencoba? Bagikan pengalaman Anda di kolom komentar!


---

Comments

Popular posts from this blog

Edge Computing dan Sistem Terdistribusi: Teknologi Masa Depan bersama PT Surabaya Solusi Integrasi

Wawancara Pakar / Praktisi Teknologi Industri** ✨